Selasa, 29 Januari 2013

14 STADION TERBAIK DI INDONESIA

1.Stadion Perjiwa,Tenggarong, Kalimantan Timur.
Kategori : A


Dibangun Tahun 2007, Stadion Perjiwa merupakan salah satu stadion terbaik dan terindah di Indonesia. Stadion ini terletak di Kabupaten terkaya di Indonesia yaitu Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Stadion ini telah resmi menjadi kandang dari kesebelasan Mitra Kutai (ISL 2011-2012) Kartanegara yang memiliki daya tampung sekitar 35.000 tempat duduk.

Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


2.Stadion Harapan Bangsa, Aceh.

Kategori : B


Renovasi stadion ini dilakukan pasca tsunami yang melanda daerah aceh dan sekitarnya dengan bantuan dana oleh FIFA. Berkapasitas 40.000 kursi.
Tribun : B
Tempat duduk : B
Fasilitas : B
Rumput : B
Drainase : B
Penerangan : B
Papan Skor : B
Kondisi : B


3.Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan.

Kategori A


Stadion Gelora Sriwijaya yang terletak di daerah jakabaring Palembang ini merupakan salah satu stadion besar di Indonesia. Dibangun dalam rangka persiapan Sumatera Selatan sebagai tuan rumah PON XVI 2004, menunjukan keseriusan daerah ini dalam menyambut dan menyukseskan event empat tahunan tersebut. Dan kini pasca PON stadion ini digunakan klub juara Copa Indonesia dan juara Liga Indonesia 2007, Sriwijaya FC sebagai kandang klub tersebut.
Stadion ini juga pernah digunakan sebagai tuan rumah pertandingan kualifikasi dan perebutan tempat ke-3 Piala Asia 2007 mewakili stadion Indonesia selain Gelora Bung Karno.
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


4.Stadion Gelora Bung karno, Jakarta.

Kategori : A


Dibangun pada tanggal 8 Februari 1960, stadion GBK adalah sebuah kompleks olahraga serbaguna di Senayan, Jakarta, Indonesia. Kompleks olahraga ini dinamai untuk menghormati Soekarno, Presiden pertama Indonesia, yang juga merupakan tokoh yang mencetuskan gagasan pembangunan kompleks olahraga ini. pada masa Orde Baru, nama kompleks olahraga ini diubah menjadi Istora Senayan. Setelah bergulirnya gelombang reformasi pada 1998, nama kompleks olahraga ini dikembalikan kepada namanya semula melalui Surat Keputusan Presiden No. 7/2001.[1]. Dengan kapasitas sekitar 100.000 orang, stadion yang mulai dibangun pada pertengahan tahun 1958 dan penyelesaian fase pertama-nya pada kuartal ketiga 1962 ini merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Menjelang Piala Asia 2007, dilakukan renovasi pada stadion yang mengurangi kapasitas stadion menjadi 88.083 penonton.
Pembangunannya didanai dengan kredit lunak dari Uni Soviet sebesar 12,5 juta dollar AS yang kepastiannya diperoleh pada 23 Desember 1958
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


5.Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur.

Kategori A


Stadion Gelora Bung Tomo terletak di Surabaya Barat. Jawa Timur yang merupakan kandang masa depan dari klub Persebaya Surabaya. Stadion ini merupakan salah satu stadion terbesar Indonesia yang memiliki kapasitas kurang lebih 55.000 tempat duduk.
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


6.Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Kategori A


Stadion Kanjuruhan adalah stadion sepakbola yang terletak di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur atau sekitar 26 kilometer dari pusat kota Malang. Stadion Kanjuruhan dibangun sejak tahun 1997 dengan biaya lebih dari 35 miliar. Tanggal 9 Juni 2004, stadion ini diresmikan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri, saat pembukaan digelar pertandingan kompetisi Divisi I Liga Pertamina Tahun 2004, antara Arema melawan PSS Sleman. Pertandingan berakhir untuk kemenangan Arema 1-0. Stadion ini merupakan kandang klub Arema Indonesia dalam melakukan pertandingan di Super Liga Indonesia yang memiliki kapasitas kurang lebih 35.000 penonton. Tahun 2011 ini Stadion Kanjuruhan Menggelar event AFC champions League.
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


7.Stadion Sijalakharupat, Kabupaten Bandung. Jawa Barat.

Kategori A


Stadion Si Jalak Harupat adalah suatu stadion olahraga yang berlokasi di desa Kopo dan Cibodas, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Nama Si Jalak Harupat diambil dari julukan salah seorang pahlawan dari Bandung yaitu Otto Iskandardinata.
Kini stadion tersebut menjadi milik dari Pemerintah Kabupaten Bandung. Persikab, yang merupakan wakil Kabupaten Bandung di Liga Indonesia menjadikan stadion tersebut sebagai kandangnya, walau kadang-kadang Persib atau tim-tim lainnya juga turut menggunakannya.
Stadion ini dibangun mulai Januari 2003 pada saat Kabupaten Bandung dipimpin oleh bupati Obar Sobarna dengan biaya 67,5 miliar rupiah dari APBD Kabupaten Bandung. Selanjutnya diresmikan pada hari jadi Kabupaten Bandung ke 364, tanggal 26 April 2005 oleh Agum Gumelar yang menjabat sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Pusat.
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


8.Stadion Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur.

Kategori A


Stadion ini diproyeksikan untuk acara pembukaan dan penutupan PON XVII 2008 Kalimantan Timur. Stadion ini merupakan stadion pertama di Indonesia yang seluruh tempat duduknya memakai kursi penonton. Merupakan salah satu stadion terbesar di Indonesia bahkan Asia Tenggara yang kapasitasnya kurang lebih 50.000 kursi.
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


9.Stadion Mandala Jayapura, Papua.

Kategori A


Stadion Mandala merupakan stadion yang berada di ujung timur Indonesia, terletak di Kota Jayapura ibukota Provinsi Papua. Stadion Mandala merupakan markas dari klub Super Liga, Persipura Jayapura. November 2010 Stadion Mandala di renovasi supaya berstandar internasional agar Persipura dapat berlaga di ajang internasional AFC CUP 2011.
Tribun : A
Tempat duduk : B+
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


10.Stadion Maguwoharjo, Sleman , D.I Yogyakarta.

Kategori B


Stadion Maguwoharjo terletak di Kota Sleman D.I.Yogyakarta dengan kapasitas 40.000 penonton. Stadion ini merupakan salah satu stadion termodern di Indonesia. Sekarang Stadion Maguwoharjo masih dalam tahap penyelesaian. Stadion kebanggan masyarakat Sleman ini merupakan kandang dari klub Divisi Utama, PSS Sleman.
Tribun : A
Tempat duduk : B+
Fasilitas : B+
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : -
Papan Skor : A
Kondisi : B+


11.Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah.

Kategori B


Stadion Manahan adalah stadion bertipe olympic stadium yang terletak di Kotamadya Surakarta, Jawa Tengah. Dalam sejarahnya Stadion Manahan pernah jadi kandang klub-klub ternama tanah air antara lain : Arseto Solo, Pelita Solo (sekarang Pelita Jaya), dan Persijatim Solo FC (sekarang Sriwijaya FC). Sekarang stadion ini mutlak menjadi markas dari keseblasan lokal, Persis Solo dan SOLO FC di LPI.
Tribun : B+
Tempat duduk : B+
Fasilitas : B+
Rumput : B
Drainase : B+
Penerangan : B+
Papan Skor : A
Kondisi : B+


12.Stadion Singaperbangsa,Karawang, Jawa Barat.

Kategori B


Stadion Singaperbangsa Karawang merupakan stadion kandang klub Pelita Jaya Karawang yang berlaga di indonesia Super league 2011.
Tribun : B
Tempat duduk : C+
Fasilitas : B
Rumput : B+
Drainase : B
Penerangan : B
Papan Skor : B+
Kondisi : B+


13.Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.

Kategori A


Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur merupakan stadion sepakbola kandang ke dua Persisam Putra Samarinda setelah Stadion Palaran. Merupakan salah stadion yang representatif yang dimiliki Kota Samarinda selain Stadion Palaran dan Stadion Sempaja.
Tribun : B+
Tempat duduk : A
Fasilitas : B+
Rumput : B+
Drainase : B+
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : B+


14.Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Jawa Tengah.

Kategori B


Stadion Gelora Bumi Kartini merupakan stadion sepakbola yang terletak di Jepara, Jawa Tengah. Stadion ini merupakan stadion yang dibangun tahun 2006 untuk kandang klub Persijap Jepara yang berlaga di Liga Super Indonesia.
Tribun : B
Tempat duduk : C+
Fasilitas : B
Rumput : B
Drainase : C+
Penerangan : B
Papan Skor : B
Kondisi : B

Sumber

5 Jenis Penyanyi Karaoke


Karaoke adalah salah satu jenis hiburan yang paling populer di Indonesia. Selain cocok untuk melepaskan stress (karena bisa teriak-teriak), hiburan yang satu ini juga seru untuk dilakukan bersama teman-teman. Sebagian besar orang pasti pernah ikut karaokean paling gak sekali lah dalam hidupnya. Nah, tapi ternyata penyanyi karaoke itu ada berbagai jenis lho. Berikut ini adalah macam-macam penyanyi karaoke:

1. Si Kasual

Ini adalah jenis penyanyi karaoke yang paling banyak jumlahnya. Mereka ini adalah penyanyi karaoke yang pengen karaokean murni karena mencari hiburan semata dan pengen lucu-lucuan aja. Mereka gak terlalu peduli dengan lagu yang dinyanyiin, yang penting lagunya memenuhi paling gak 1 dari dua syarat ini: enak dinyanyiin rame-rame atau bisa bikin ketawa. Biasanya penyanyi karaoke model begini adalah para pegawai kantoran yang pekerjaan sehari-harinya bikin stres.
Pilihan Lagu Standart: Variatif lah, mulai dari lagu-lagu Dahsyat, tembang lawas, Album Minggu, sampe lagu-lagu macem Emen atau lagu-lagunya Barakatak.

2. Si Serius

Si serius ini adalah penyanyi karaoke yang suaranya beneran bagus atau minimal beneran bisa nyanyi lah. Biasanya dia menjadikan karaoke ini sebagai ajang pamer vokalnya atau bahkan mungkin sebagai ajang latihannya. Si serius ini biasanya bikin peserta karaoke yang lain jadi agak minder dan malu gitu kalo mau nyanyi.
Pilihan Lagu Standart: Apapun yang membutuhkan kualitas vokal yang prima lah, seperti misalnya lagu-lagu Brian McKnight, R.Kelly, Mariah Carey, atau Whitney Houston.

3. Si Curhat

Nah ini dia. Jenis yang satu ini adalah orang yang ikutan karaoke hanya dengan satu tujuan dalam pikirannya: untuk curhat colongan. Lagu-lagu pilihannya udah pasti adalah lagu curhat dan ketika bernyanyi terkadang dia akan melakukan sedikit monolog semacam:
Ini lagu buat seseorang di luar sana yang bilang mau nikahin gue, tapi  malah ninggalin gue buat nikah sama orang lain
Lalu dia menyanyikan lagu Akhir Cerita Cinta-nya Glenn Fredly. Oh, dia juga akan menekankan bagian-bagian lirik yang menurut dia pas banget sama situasinya dia. Setelah itu mungkin dia bakalan nangis. Gak seru deh karaokean sama si curhat.
Pilihan Lagu Standart: Lagu-lagunya Glenn Fredly, lagu-lagunya Kerispatih, gitu-gitu lah. Pokoknya yang curhat banget.

4. Si Gak Tahu Diri

Okelah, sebagian besar penyanyi karaoke itu memang bukan penyanyi. Rata-rata juga suaranya gak bagus. Tapi biarpun gak bagus, kebanyakan orang yang karaoke ini masih bisa ketebak lah dia lagi nyanyi apa. Paling gak nadanya masih bener-bener dikit dan beatnya masih sesuai gitu. NAH. Si gak tahu diri ini adalah seseorang yang suaranya super fals sampe-sampe kamu gak tau dia lagi nyanyi apa, kalo nyanyi beatnya gak karu-karuan, tapi gak mau ngelepasin mic. Nyanyi aja terus. Keberanian mereka layak diacungi jempol lah.
Pilihan Lagu Standart: Gak tahu karena kamu juga bingung sih dia lagi nyanyi apa.

5. Si Gak Pernah Nyanyi

Nah, yang satu ini biasanya ada di dalam sebuah acara karaoke yang timnya gede. Si gak pernah nyanyi ini biasanya ikut-ikut nyanyi kalo lagi gak pegang mic, tapi begitu dikasih mic dia langsung menolak atau tiba-tiba gak keluar suaranya sama sekali. Kayak malu gitu deh. Bwoelah, kalo malu ngapain karaoke dah. Di rumah aja minum susu trus bobo.
Pilihan Lagu Standart: Apapun yang dipilih orang lain.
Nah seperti itulah. Ada yang mau ditambahin? Silakan ditambahin di comment ya.


Sumber: http://malesbanget.com/2012/07/5-jenis-penyanyi-karaoke/#ixzz2JQaF8tjV

5 Basa-Basi Standart Orang Kalo Gak Sengaja Ketemu


Dalam kehidupan bermasyarakat, seringkali kamu tidak bisa menghindari yang namanya bertemu dengan orang yang kamu kenal. Kalo orangnya kamu kenal dengan baik sih gak masalah, tapi yang jadi problem adalah kalo kamu bertemu dengan orang yang kamu kenal, tapi kenalnya gantung gitu. Antara dia adalah temennya temen kamu atau mungkin dia temen di tempat kerja yang kamu cuma kenal gitu-gitu doang. Nah, situasi bertemu dengan orang yang kenal gantung inilah yang kemudian membawa kamua atau mereka untuk berbasa-basi standart. Berikut adalah basa-basi standart orang:

“Eh, Sama Siapa Lo?”

Ini adalah salah satu basa-basi paling standart yang sering diutarakan orang. Basa-basi ini seolah mengisyaratkan kalo orang itu harus pergi sama orang lain dan gak mungkin sendirian. Padahal kenapa harus sama orang lain ya? Kalo dia emang penyendiri gimana? Kalo dia baru putus terus sensi gimana? Kenapa pertanyaan pertamanya selalu sama siapa, bukannya apa kabar?

“Eh, Ngapain Lo?”

Menurut MBDC, basa-basi model ini konyol di segala level. Katakanlah kamu ketemu temen kamu di supermarket terus kamu nanya ke temen kamu, “Eh ngapain lo?” Kamu pikir dia lagi ngapain? Berburu singa gitu? Ya belanja lah! Atau katakanlah kamu berbasa-basi begini di setting yang berbeda. Katakanlah di sebuah acara yang sangat hip gitu. Ya menurut kamu dia ngapain di situ? Kamu sendiri ngapain di situ? Emang gak boleh dia ada di situ?

“Eh…Si [Masukkan Nama Teman] Mana?”

Ini biasa terjadi kalo kalian kenalnya gara-gara kalian berteman dengan satu orang yang sama. Dengan kata lain, dia adalah temannya teman kamu. Basa-basi ini dilakukan karena saat ketemu kalian baru sadar bahwa satu-satunya hal yang kalian sama-sama tahu adalah mutual friend kalian itu. Jadi yah…yang bisa ditanyain cuma si temen kalian itu. Sebenernya agak konyol juga ya. Emang kamu bakalan selalu tahu temen kamu itu ada dimana?

“Wey Apa Kabar? Kemarennya Gue Ketemu Si [Masukkan Nama Teman]“

Ini juga basa-basi yang digunakan apabila kamu bertemu temannya teman kamu. Ini cukup konyol karena sebenernya gak ada yang nanya juga gitu. Biasanya basa-basi model ini digunakan oleh orang-orang yang cukup aktif dan suka ngomong, jadi dia lebih inisiatif cerita dulu gitu, walaupun sebenernya kamu gak terlalu peduli juga.

“Lho? Ke Sini Juga?”

“Oh nggak, sebenernya gue lagi di tempat lain” Ya iyalah ke sini juga, menurutlo gue lagi dimana?!
Yang namanya basa-basi memang terkadang suka konyol. Tapi yah, namanya juga orang Indonesia. Kalo gak basa-basi rasanya kurang sreg gitu. Ada basa-basi lain yang kelewatan? Silakan dishare.

4 Tipe Anak Gaul


Ah, siapa yang gak ingin menjadi anak gaul. Mendapat status anak gaul merupakan kebanggaan tersendiri. Bagaimana tidak, setiap kali kamu berjalan, orang-orang di sekitar kamu bakal ngeliatin kamu sambil berbisik-bisik, “eh, itu kan anak gaul”…Eh bener kan? Jadi anak gaul pasti dapet perlakuan seperti itu kan? MBDC memang gak gaul sih, tapi MBDC tau tipe-tipe anak gaul! Berikut adalah 4 tipe anak gaul menurut MBDC!

1. Anak Gaul Generik

Anak gaul generik adalah anak gaul paling standart. Model-model yang kamu temukan di mall-mall gitu deh. Biasanya sih mereka dapet julukan gaul karena mereka adalah anak-anak yang paling populer di SMA/universitas mereka. Sebenernya pergaulannya sendiri belum tentu keluar dari lingkungan SMA/universitas mereka sih, tapi paling gak bentukannya tuh udah gaul abis gitu.
Kalimat Standart: “Eh geelllaa kemaren gue liat baju lucu abesss gheeetooo..”
Musik Favorit: Apapun yang lagi sering diputer di radio. 

2. Anak Gaul Hipster

Anak gaul hipster adalah evolusi dari anak gaul generik. Biasanya mereka bermula dari populer di SMA/universitas, tapi kemudian menemukan culture yang dianggap lebih asik kemudian menganggap bahwa menjadi anak gaul generik itu terlalu mainstream. Biasanya anak gaul hipster ini bisa kamu jumpai di butik-butik clothing lokal (yang mahal), tempat-tempat sepeda (yang mahal), festival film, dan tentunya konser band yang kamu gak pernah denger. Mereka suka sesuatu yang kamu gak pernah denger. Kalo kamu sampe suka hal itu, mereka udah gak suka lagi. Kemana aja kamu saat mereka suka itu?
Kalimat Standart: “Eh lo nonton [masukkan nama band yang gak pernah kamu denger di sini] gak? Gue sih dapet invitation. 
Musik Favorit: Apapun yang kamu gak pernah denger.

3. Anak Gaul Beneran

Anak gaul beneran adalah seseorang yang beneran gaul dalam arti yang sesungguhnya. Dia kenal buanyaaaaaak banget orang dari berbagai kalangan dan dia sendiri juga dikenal buanyaaaak banget orang dari berbagai kalangan. Kamu bisa minta contact siapapun dari tipe anak gaul yang satu ini. Kalaupun dia gak kenal satu orang, entah bagaimana pasti dia kenal orang lain yang kenal orang ini. Pokoknya bikin minder deh.
Kalimat Standart: “Ibas? Oh gue kenal. Mau nomer teleponnya?”
Musik Favorit: Apa aja sih, mulai dari yang populer sampe yang kamu gak tahu.

4. Anak yang Ngakunya Gaul

Anak yang ngakunya gaul adalah seseorang yang mengaku ke orang-orang kalo dia kenal banyak orang, tapi sebenernya dia gak dikenal siapa-siapa. Jadi mungkin dia pernah kenalan sama orang penting A, tapi kenalannya ya cuma gitu-gitu aja. Gak ngobrol juga. Cuma salaman bukan berarti tuh orang penting bakal inget kamu juga dong?
Kalimat Standart: “Oh gue kenal tuh sama Adrie Subono! Gue pernah kenalan. 5 tahun yang lalu. Iya pas lagi konsernya JAVA gitu. Gue salaman. Foto bareng gitu deh. Tau deh dia masih inget gue apa nggak.”
Musik Favorit: Semua yang keren-keren, tapi pas lagunya diputer gak bisa nyanyi.
Nah begitulah! Kira-kira kamu termasuk anak gaul yang mana nih?

Mitos-mitos Anak Muda Jakarta dan Sekitarnya

 

Kehidupan ini memang penuh mitos. Dari kecil, kamu pasti sudah sering mendengar banyak mitos, mulai dari yang mistis sampe yang…eh kebanyakan mistis aja sih. Tapi seiring berjalannya waktu dan semakin modernnya dunia ini, ada banyak mitos-mitos baru yang bermunculan. Di kalangan anak-anak muda Jakarta dan sekitarnya pun demikian. Ada beberapa mitos baru yang sekarang menjadi populer sekali di kalangan anak muda, seperti misalnya:

1. Satu Batang Cabut

Mitos: Biasa diucapkan oleh anak-anak yang sedang nongkrong, mitos ini menyatakan bahwa setelah satu batang rokok, mereka semua akan udahan nongkrong dan langsung cabut, melanjutkan kegiatan mereka.
Fakta: Sejauh ini sih hal tersebut masih merupakan sebuah mitos belaka ya. Biasanya satu batang tersebut kemudian akan menjadi dua batang, 3 batang, satu bungkus, dan kemudian akan menjadi "Abis ini deh pokoknya!".

2. Abis Ini Gue Mandi

Mitos: Biasa diucapkan oleh orang yang sedang libur dan berada di rumah aja. Mitos ini menyatakan bahwa pada suatu titik tertentu, orang tersebut akan mandi, menjadi wangi dan bersih.
Fakta: Ini juga masih mitos belaka sih. Kebanyakan orang yang sedang libur dan di rumah aja sih kesulitan menemukan alasan yang tepat untuk mandi ya. Lagian buat apa juga gitu.

3. Gue Udah OTW

Mitos: Ketika diucapkan, mitosnya adalah seseorang sudah di jalan menuju suatu tempat. Biasanya ini dikatakan apabila orang ini terlibat sebuah janji dengan orang lain dan orang lain tersebut sudah menanyakan keberadaannya.
Fakta: Pada umumnya sih ini sekedar mitos belaka ya. Kalo memang seseorang sudah beneran ada di jalan, Ia akan secara spesifik mengatakan posisinya ada dimana. Tapi kalo dia hanya bilang "Udah OTW", kemungkinan besar sih dia baru bangun.

4. Macet

Mitos: Mitos ini adalah kelanjutan dari "Udah OTW". Biasa diucapkan oleh seseorang yang terlambat datang ke suatu tempat dan udah ditelponin terus sama orang yang nunggu. Mitos mengatakan bahwa jalanan sungguh macet sehingga membuat Ia terlambat sampai di tujuan.
Fakta: Pada dasarnya ini gak terlalu mitos-mitos amat sih. Pada kenyataannya Jakarta memang macet. Tapi kalo urusannya sama janjian dan telat, lebih sering sih sebenernya macet ini hanyalah mitos belaka.

5. Lima Menit Lagi Gue Sampe

Mitos: Masih lanjutan dari masalah janjian dan telat. Mitos ini biasa terucap kalo orang yang nungguin udah mulai kesel. Mitos ini biasa diucapkan dengan harapan orang yang menunggu jadi sedikit lebih tenang.
Fakta: Bohong. Paling cepet masih 30 menit lagi lah nyampenya. Paling cepet lho ya.
Nah, demikianlah mitos-mitos modern yang sedang populer di kalangan anak Jakarta dan sekitarnya. Apakah kamu punya mitos-mitos lain? Silakan dishare.